Senin, 3 Mei 2010 19:23 WIB Karanganyar Share :

Polisi masih kumpulkan informasi terkait kecelakaan KA vs bus di Palur

Karanganyar (Espos)–Kepolisian Resor (Polres) Karanganyar hingga saat ini masih mengumpulkan sejumlah informasi dari sejumlah saksi terkait dengan kecelakaan maut yang menewaskan lima orang.

Kasatlantas Karanganyar, AKP Dwi Erna Rustanti mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan dengan sejumlah saksi. “Jika diperlukan akan mendatangkan saksi ahli,” kata Kasatlantas mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Edi Suroso.

Dari penyidikan yang hingga kini masih dilakukan, antara lain untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Erna menerangkan, palang perlintasan yang seharusnya saat kereta lewat ditutup, ternyata terlambat ditutup. Memang, kata dia, keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

Pihak Polres Karanganyar juga menanyai perihal kecelakaan tersebut kepada sopir bus, Harsono. Sopir bus menyatakan, sebelum kejadian, ia mengemudikan bus dengan pelan sebab akan balik ke garasi di Jaten.

Sementara itu, korban kecelakaan antara bis Langsung Jaya dengan kereta api (KA) Bangunkarta di perlintasan KA Palur, Jaten, menjadi lima orang. Korban tersebut bernama Wiranto, 34, warga Mojolaban, Sukoharjo. Ia meninggal pukul 10.00 WIB. Wiranto adalah suami Puri Hartanti, yang setelah kejadian dilarikan ke RS Dr Oen, Solo.
Erna menjelaskan, terkait dengan kecelakaan maut Minggu (2/5) malam lalu, ia mengimbau kepada pihak terkait untuk membuat flyover.

“Itu jelas bisa membantu para pengguna jalan,” katanya.
Ditemui di Mapolres Karanganyar, Manajer Hukum PT KA Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta, Abdul Chamim menyatakan, sejumlah petugas KA hingga Senin (3/5) siang masih diperiksa oleh penyidik Polres Karanganyar. Mereka antara lain Kepala Stasiun Palur, Haryanto; Pemimpin Perjalanan KA Stasiun Kemiri dan dua Petugas Jalan Lintas (PJL) yakni Wijayanto dan Yopi Yuliadi Prayogo.

m87

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…