Pedagang bermobil (Dok/Solopos)
Senin, 3 Mei 2010 19:23 WIB Solo Share :

Pedagang Klewer sweeping pedagang bermobil

Solo (Espos)

Aksi penyisiran atau sweeping antarpedagang di kawasan Pasar Klewer dan Pasar Cinderamata Solo akhirnya tak terelakkan, Senin (3/5) pagi. Aksi yang nyaris berbuntut konflik horizontal itu dipicu oleh kedatangan seratusan pedagang bermobil yang dinilai telah membuat omzet penjualan pedagang di dalam pasar anjlok.

Pada mulanya, puluhan pedagang Pasar Cinderamata melakukan aksi dengan menggelar dagangannya di tengah-tengah lahan parkir Pasar Cinderamata. Aksi yang bertujuan untuk menggeser keberadaan pedagang bermobil tersebut rupanya tak membuahkan hasil, lantaran pedagang bermobil tetap menjajakan barang dagangannya di tempat tersebut.

Emosi antar pedagang pun tersulut. Belasan pedagang Pasar Cinderamata akhirnya menyisir dan merampas barang milik pedagang yang rata-rata dari Kabupaten Pekalongan itu untuk diamankan. Aksi ini sempat mendapatkan perlawanan pedagang bermobil dan berujung perang mulut.

Pedagang bermobil berdalih bahwa barang dagangannya itu akan disetorkan ke kios-kios. “Ini barang mau saya setorkan ke kios kok dirampas. Lihat notanya ini,” tangkis pedagang bermobil saat barang dagangannya hendak dirampas untuk diamankan. Begitu pun pedagang bermobil lainnya beralasan bahwa mereka juga sama-sama mencari nafkah untuk kebutuhan hidup keluarga.

Aksi sweeping akhirnya reda setelah sejumlah petugas dari Dinas Pengelola Pasar (DPP) melerai. Sekretaris Himpunan Pedagang Taman Parkir Pasar Klewer (HPTPPK), Ahmad Fatoni menegaskan, aksi sweeping tersebut dilakukan untuk memberi efek jera bagi pedagang bermobil di kawasan Pasar Klewer. Pasalnya, keberadaan mereka dinilai sebagai pemicu merosotnya omzet penjualan para pedagang di Kawasan Klewer terutama pedagang Pasar Cinderamata hingga mencapai 80% dari hari-hari biasanya. “DPP sudah kerap memperingatkan mereka, namun tak kunjung jera. Akhirnya kami sweeping sendiri, biar ada respon dari Pemkot,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Pengawasan dan Pembinaan DPP, Rini Kusumandari yang meninjau lokasi, berjanji akan segera meminta Satpol PP untuk menindak pedagang bermobil. Pihaknya juga menerapkan sanksi tegas bagi pedagang bermobil yang tertangkap basah menjual barang dagangannya di kawasan Pasar Klewer. “Mereka ini kan sebagai distributor, jadi tak dibenarkan kalau menjual di pasar apalagi dengan harga yang jauh lebih murah. Kan bisa merusak harga pasaran,” paparnya. asa

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…