Senin, 3 Mei 2010 20:16 WIB Pilkada,Solo Share :

Indikasi tak netral dalam Pilkada, 8 PNS Gol III dan IV dipanggil

Solo (Espos)–Delapan orang pagawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan dipanggil Desk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan dalam Pilkada Solo.

Delapan PNS tersebut tercatat sebagai pegawai golongan (Gol) III dan IV. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo, Etty Retnowati mengatakan pemanggilan delapan orang PNS itu untuk dimintai keterangan terkait temuan Desk Pilkada. Para PNS itu, terbukti berada di lokasi kampanye saat berlangsungnya tahapan demi tahapan Pilkada. Etty menerangkan delapan orang PNS itu merupakan pegawai di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) wilayah, seperti kelurahan dan kecamatan, serta non-wilayah.

“Ada delapan orang, kami panggil untuk klarifikasi soal dugaan keterlibatan mereka dalam Pilkada. Saya tidak bisa menyebutkan siapa, juga pelanggarannya apa, karena ini masih dugaan. Belum diklarifikasi. Bisa jadi mereka ada di lokasi karena tugas, tidak untuk mengarahkan massa,” jelas Etty, saat dijumpai wartawan, di Balaikota, Senin (3/5).

Sebagai mana diketahui, pegawai golongan III di jajaran birokrasi pemerintah daerah adalah PNS yang menempati jabatan camat, kepala bidang (Kabid) dan sekretaris camat. Sedangkan pegawai golongan IV, merupakan pejabat lurah, kepala sub bidang (Kasubid), dan kepala seksi (Kasi) kelurahan. Menurut Etty, pihaknya masih mengatur jadwal pemanggilan.

tsa

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…