Senin, 3 Mei 2010 14:30 WIB News Share :

Dua PNS tewas ditembak perampok

Cirebon–Dua pegawai negeri sipil di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Senin (3/5) ditembak perampok hingga tewas. Pelaku perampokan membawa kabur uang Rp 529 juta, gaji guru-guru di Kecamatan Kesambi.

Kedua guru yang tewas bertugas sebagai bendahara UPTD Kesambi. Mereka adalah Sutikno,45, dan Rudiman,45,. Keduanya baru saja mengambil uang gaji para guru di Bank Jabar-Banten Kantor Kas RSUD Gunung Jati, Senin pagi.

Menurut saksi mata, sempat terjadi kejar-kejaran antara korban dan perampok, kedua perampok yang naik sepeda motor sempat menembakkan peluru peringatan. Namun, dua korban yang juga mengendarai sepeda motor tetap melaju kencang untuk menghindar. Aksi berhenti setelah perampok menembak korban. Sedikitnya, ada empat atau lima tembakan di tubuh korban.

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kesambi,Toto Suparto, menduga korban sudah dikuntit sejak keluar dari bank. Kejadiannya pun tak jauh dari kantor UPTD Kesambi, kurang dari 100 meter, di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon. “Saya tidak menyangka. Mereka berdua adalah anak buah saya yang kerjanya bagus, punya integritas, dan kredibilitas tinggi,” ujar Toto dengan sedih.

Penembakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Rencananya, pukul 10.00 WIB sekitar 370 guru di Kecamatan Kesambi akan menerima gaji yang uangnya diambilkan oleh kedua korban. Hingga siang ini, jenazah kedua korban masih di RSUD Gunung Jati, Cirebon.

kompas.com

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…