Senin, 3 Mei 2010 14:29 WIB Hukum Share :

Dua pengedar 213,3 kg ganja diringkus Polda

Jakarta— Dua tersangka pengedar psikotropika dibekuk Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya berikut barang bukti 213,3 kilogram (kg) ganja.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Anaan Pramuka Putra, Senin (3/5) siang mengatakan kedua tersangka masing-masing berinisial SHR, 51 dan SDH, 42.

Pengungkapan berawal dari penangkapan SHR di Stasiun Bojong Gede, Bogor, Rabu (14/4), sekitar pukul 13.00 WIB. Dari tangan tersangka disita barang bukti satu kardus berisi 4,91 Kg, ujar Dir Narkoba.

Dijelaskan Anjan, dalam pemeriksaan SHR mengaku masih menyimpan narkotika jenis ganja di rumahnya yang berlamat di Kp Pulo RT 05/01 No 78 Kedung Waringin, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.

“Di lokasi itu kita mendapatkan barang bukti 6 kardus berisi 124,1 Kg ganja,” tukas Dir Narkoba.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan meminta SHR menghubungi rekannya yang diketahui berinisial SDH untuk berpura-pura melakukan transaksi. Transaksi disepakati berlangsung Senin (19/4) pukul 17.00 WIB di Gg Jenggot, Jalan Tipar Cakung, Jakarta Timur.

Saat transaksi dilakukan polisi melakukan penggrebekan dan menangkap SDH berikut barang bukti 5 Kg ganja.

Serupa dengan SHR, SDH mengaku menyimpan stok ganja di rumahnya yang berlokasi di Kp Baru RT 08/08, Cakung Barat, Jakarta Timur. Di lokasi itu, petugas mendapakan barang bukti sebanyak 82,02 Kg ganja kering siap edar.

Anjan menambahkan, dalam pemeriksaan lanjutan terhadap SHR dan SDH diketahui pengiriman ratusan kg ganja itu dikendalikan oleh seorang tahanan LP Waru bernama Konde.

“Kita masih mendalami ini. Ganja merupakan kiriman sindikat Aceh dengan wilayah peredaran Jakarta, Jawa dan Bali. Pengiriman dilakukan melalui jalur darat oleh seorang pria berinisial J yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Nilai barang bukti yang disita mencapai Rp 340.800.000. Pengungkapan ini bisa menyelamatkan 71.000 orang,” imbuh Anjan.

inilah/rif

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…