Minggu, 2 Mei 2010 19:58 WIB Sport Share :

Posisi Persijap belum aman di Liga Super

Semarang–Wakil Sekretaris Tim Persijap Jepara Nurjamil mengatakan, posisi timnya pada Kompetisi Sepak Bola Liga Super 2009/2010 ini belum aman sehingga perlu langkah-langkah perbaikan agar tetap bertahan pada musim kompetisi mendatang.

“Terus terang dengan nilai 37 yang kita kumpulkan masih belum aman karena persaingan di papan bawah sangat ketat dan selisih nilai hanya terpaut satu hingga dua,” kata Nurjamil ketika dihubungi dari Semarang, Minggu.

Persijap Jepara saat ini bertengger di peringkat 12 klasemen sementara Liga Super dengan nilai 37 dari 29 kali main, 10 kali menang, tujuh kali seri, dan 12 kali kalah. Pesaingnya Persebaya di urutan ke-13 dengan nilai 36 dari 29 kali main, 10 kali menang, enam kali seri, dan 13 kali kalah.

Kemudian Bontang FC berada pada urutan ke-14 dengan nilai 35 dari 29 kali main, sembilan kali menang, delapan kali seri, dan 12 kali kalah, Persik Kediri dengan nilai 35 dari sembilan kali menang, delapan kali seri, dan 12 kali kalah, serta Persisam Samarinda di urutan ke-16 dengan nilai 34.

Menurut dia, penampilan Persijap Jepara mulai dari Piala Indonesia 2010 di Malang hingga dua kali pertandingan di Liga Super menunjukkan penurunan, bahkan pada dua pertandingan terakhir Liga Super kalah dari Persisam Samarinda (0-5) dan Bontang FC (1-4).

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil yang dicapai oleh Persijap untuk menyongsong dua pertandingan di kandang sendiri yaitu melawan Persija Jakarta Pusat (15/5) dan PSPS Pekanbaru (18/5),” katanya.

Menurut dia, dari evaluasi itu akan dicari jalanĀ  terbaik, “sebenarnya apa yang dibutuhkan pemain karena selama ini manajemen telah memberikan hak-haknya kepada mereka tetapi penampilan mereka terus menurun”.

Ia mengatakan, kalau sudah ada titik temu maka diharapkan pada dua pertandingan di kandang sendiri mendatang bisa meraih nilai maksimal.

“Saya merasa yakin kalau kita bisa menang pada dua pertandingan di kandang sendiri mendatang, posisi kita tetap aman di Liga Super, tidak mengikuti babak ‘play off’ dan terkena degradasi,” katanya.

Ia menambahkan, Persebaya yang menjadi pesaing timnya masih semua pertandingan sisa dimainkan di kandang lawan, sedangkan timnya dari empat pertandingan sisa, dua di antaranya dimainkan di kandang sendiri kemudian dua lainnya di kandang lawan (melawan tuan rumah Pelita Jaya Purwakarta dan Persitara Jakarta Utara).

Apabila Evaldo Silva dan kawan-kawan meraih dua kali kemenangan di kandang sendiri maka nilai yang dikumpulkan tim berjuluk Laskar Kalinyamat menjadi 43. “Dengan nilai sebanyak itu kita tetap bertahan pada Liga Super musim mendatang,” katanya.

Usai memainkan dua pertandingan di kandang lawan (melawan Persisam Samarinda dan Bontang FC), pemain diliburkan selama sepekan dan mulai berlatih pada Senin (3/5).

Ant/tya

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…