Minggu, 2 Mei 2010 13:53 WIB Sport Share :

Mayweather taklukan Mosley

Las Vegas--Floyd Mayweather Jr berhasil mengalahkan Shane Mosley dalam pertarungan 12 ronde kelas welter di Garden Arena MGM Grand Hotel, Las Vegas, Sabtu (1/5) malam atau Minggu pagi WIB. Meskipun tidak berhasil mewujudkan sesumbarnya untuk mengandaskan Mosley dengan KO, petinju berusia 33 tahun ini tampil impresif sehingga tiga hakim memberikan kemenangan kepadanya dengan nilai 119-109, 119-109, dan 118-110.

Kemenangan ini membuat jalan Mayweather menghadapi Manny Pacquiao semakin lapang. Pasalnya, duel melawan Mosley ini ditengarai hanya sebagai partai “penghibur” untuk melawan Pacquiao yang memang jadi incarannya. Duel keduanya sudah sempat terancang, tetapi gagal diwujudkan karena Pacquiao menolak sistem tes doping yang diinginkan kubu Mayweather.

Dengan hasil ini, Mayweather yang terakhir kali bertanding pada September 2009 dan pensiun 21 bulan saat mengalahkan Juan Manuel Marquez, memperpanjang rekor tak terkalahkannya. Dari 41 kali bermain, dia selalu menang dan 25 kali menang KO. Sementara itu, bagi Mosley yang terakhir kali tanding saat mengalahkan Antonio Margarito pada Januari 2009, hasil ini membuat rekornya menjadi 46 kali menang, 39 di antaranya KO, dan 6 kali kalah.

Meskipun kurang diunggulkan, Mosley sempat membuat kejutan di dua ronde pertama. Saat bel pertama berbunyi, kedua petinju memang memilih bermain “aman” meskipun kerap melepaskan hook mematikan. Bahkan, Mosley sempat terpeleset dan jatuh, tapi tidak mendapat hitungan wasit karena dinilai tidak terkena pukulan Mayweather.

Namun, pada ronde kedua, Mosley membuat ribuan penonton yang memadati MGM Grand Hotel histeris melihat aksinya. Petinju berusia 38 tahun ini langsung mengambil inisiatif menyerang sehingga Mayweather kelabakan. Walaupun berusaha menghindar, Mayweather tak kuasa membendung kombinasi pukulan Mosley, termasuk hook kiri yang mendarat telak di wajahnya.

Merasa berada di artas angin, Mosley terus menggempur Mayweather yang tampaknya tak mengira mendapat serangan yang begitu cepat. Pukulan bertubi-tubi, baik straight maupun hook Mosley ini, membuat Mayweather sempat sempoyongan dan terpental ke ring. Beruntung, Mayweather yang sudah mengoleksi enam gelar juara dunia dari lima kelas berbeda berhasil keluar dari tekanan sehingga dia selamat dari petaka pada ronde kedua.

Memasuki ronde ketiga, Mayweather mengubah gaya bertarung. Kali ini, mantan peraih Ring Magazine Fighter of the Year 1998 dan 2007 ini tampil lebih agresif sehingga lebih banyak mendaratkan pukulannya ke wajah Mosley. Mayweather juga bermain lebih hati-hati, termasuk mengeluarkan jurusnya menghindar dibarengi jab atau straight, yang membuat Mosley tak leluasa memasukkan pukulan seperti pada ronde pertama dan kedua.

Agresivitas Mayweather berlanjut pada ronde keempat. Petinju yang lebih muda lima tahun dari Mosley ini tak memberikan “angin” kepada lawannya, dan dia terus menghalau serangan Mosley dengan lebih dulu melepaskan jab dan straight kanan yang keras. Situasi ini terus berlanjut hingga ronde 11 sehingga Mayweather unggul mutlak pada sembilan ronde terakhir.

Pada ronde 12 yang merupakan ronde terakhir, duel kembali berlangsung seru karena terjadi adu pukulan. Namun, Mayweather yang memiliki kecepatan dalam memukul dan menghindar lebih mendominasi karena kombinasi jab dan hook-nya mendarat telak di wajah Mosley, mantan peraih gelar Super Champions kelas welter WBA. Duel pun berakhir tanpa ada yang mencium kanvas.


kompas.com

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…