Minggu, 2 Mei 2010 14:36 WIB Internasional Share :

Akhirnya, penerbangan langsung RI-Rusia dibuka

Moskow– Perundingan kerja sama perhubungan udara Indonesia dan Rusia di Moskow, Rusia, berujung mulus. Indonesia dan Rusia bersepakat membuka penerbangan langsung kedua negara.

Perundingan di Moskow berlangsung 29-30 April 2010. Kedua negara menyelesaikan persetujuan Air Service Agreement (ASA) yang akan ditandatangani Menteri Perhubungan Indonesia dan Rusia. Para delegasi juga menyepakati MoU penerbangan sipil kedua negara, untuk disesuaikan menjadi Record of Discussion.

Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sekaligus ketua delegasi, Tri Sunoko, mengatakan ROD memuat kesepakatan Exchange of Traffic Rights, Code Sharing Arrangement, Co-Terminalization dan Aircraft Leasing.

“Akhirnya dicapai kesepakatan berimbang yang saling menguntungkan kedua negara,” ujar Tri, dalam rilis Kemenhub dan KBRI Moskow, Minggu (2/5).

Indonesia dan Rusia pun akan membuka penerbangan langsung Moskow-Denpasar. Selama ini, penerbangan dari Moskow-Denpasar hanya dilakukan maskapai Transaero yang dicarter 2 kali seminggu.

Nantinya, maksapai Rusia, Aeroflot akan bekerja sama code sharing dengan PT Garuda Indonesia untuk menjalani rute Moskow-Denpasar satu kali seminggu mulai Desember 2010. Nantinya, frekuensi penerbangan bisa ditambah sampai 14 kali seminggu.

Sementara dengan code sharing, juga dimungkinkan menambah kota tujuan di setiap negara dengan sebelumnya transit di rute utama Moskow-Denpasar. Kota tambahan di Indonesia adalah Jakarta, Solo dan Manado, serta di Rusia adalah Vladivostok, St Petersburg dan Novosobirsk. Sementara untuk pesawat kargo disepakati penerbangan 3 kali seminggu.

Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Hamid Awaluddin, menyambut gembira keputusan ini. Dengan penerbangan langsung Indonesia–Rusia, Hamid yakin hubungan dagang dan pariwisata kedua Negara akan semakin meningkat. Dalam 3 tahun terakhir, hubungan bilateral RI-Rusia terus membaik.

“Penerbangan langsung, kini bukan impian lagi,” kata Hamid.

Setiap tahun, 30 juta orang Rusia pergi keluar negeri. Hamid juga optimis penerbangan langsung ini akan mendongkrak jumlah turis Rusia yang akan berlibur ke Denpasar. KBRI Moskow siap membantu maskapai nasional bertemu dengan biiro perjalanan wisata Rusia untuk menawarkan paket-paket liburan.

“Rusia adalah sumber turis yang sangat potensial,” jelas Hamid.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…