Persis Junior (JIBI/dok)
Sabtu, 1 Mei 2010 16:32 WIB News Share :

SBY
Perusahaan, bagilah untung untuk pekerja

Jakarta— Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar pekerja dan perusahaan mempunyai hubungan baik. Dia mengimbau agar pekerja tidak melakukan aksi perusakan dalam memperingati Hari Buruh.

“Akhirnya perusahaan bangkrut, perusahaan bubar, kehilangan pekerjaan, semua ikut merugi, negara juga merugi,” kata dia ketika mengunjungi Toyota Motor Manufacturing Indonesia di Karawang Plant Jawa Barat, Sabtu (1/5).

Dia berpesan jika ada masalah maka diselesaikan dengan baik-baik. Menurutnya masalah apapun jika niatnya baik pasti ada solusi dan jalan. “Daripada merusak, bakar, ngamuk, semuanya akan merugi,” katanya.

Dalam rangka hari buruh, Yudhoyono berpesan kepada pimpinan perusahaan terus mengelola perusahaan dengan baik, menerpakan kebijakan dengan baik. Perusahaan jika terus berkembang akan meningkatkan keuntungan perusahaan.

“Harapan saya, pekerja penuhi kewajiban, bagi manajemen penuhi hak karyawan, dengan demikian semuanya akan terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Yudhoyono juga berpesan kepada perusahaan jika tumbuh berkembang, maka bagi keuntungan itu kepada karyawan.

“Jika perusahaan makin berkembang, bagilah keuntungan itu kepada semua yang bekerja termasuk yang bekerja,” kata dia yang disambut tepuk tangan pekerja.

“Selamat Hari Buruh Internasional kepada pekerja di tanah air,” kata SBY. Dia berharap agar perekonomian terus tumbuh dan berkembang sehingga perusahaan ikut maju dan ikut meningkatkan kesejahteraan pekerja di seluruh Indonesia.

“Saya telah menginstruksikan kepada pejabat pemerintahan, untuk menjadikan perayaan Hari Buruh Internasional 1 Mei membawa kebaikan bagi semua,” tandas SBY.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…