Sabtu, 1 Mei 2010 17:33 WIB News Share :

Pemakaman Sultan Kasepuhan diiringi tangis warga Cirebon

Cirebon— Sultan sepuh XIII, Dr H Maulana Pakuningrat, Sabtu siang (1/5) dimakamkan di Astana Gunung Djati Cirebon. Proses pemakaman pewaris Sunan Gunung Djati ini diiringi isak tangis ribuan warga Cirebon.

Sebelum dimakamkan, jenazah Sultan Sepuh berumur 70 tahun ini dibawa dari keraton kasepuhan ke lokasi pemakaman sejauh 20 Kilometer. Ribaun warga tampak antusias untuk menghormati sosok sultan sepuh ini.

“Sebagai bentuk penghormatan kepada sultan sepuh yang telah menjadi raja bagi rakyat Cirebon. Kami rela sebagai pengabdian terakhir,” ujar Irma, Warga asal Brebes yang ikut mengiringi pemakaman Sultan, Sabtu (1/5).

Selain keluarga dan abdi keraton, prosesi pemakaman sultan sepuh ini dihadiri sejumlah pejabat di antaranya Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf dan unsur Muspida dari berbagai wilayah di Jawa Barat.

Wafatnya Sultan yang dikenal kharismatik dan sederhana ini membuat warga Cirebon berduka. Mereka pun menggelar pengajian dan tahlilan di masjid dan mushola masing-masing.


dtc/rif

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…