Jumat, 30 April 2010 09:28 WIB News Share :

Tak ada sampah antariksa yang jatuh di Jakarta Kamis sore

Jakarta–Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyatakan tak ada sampah antariksa yang jatuh di Jakarta pada Kamis (29/4) sore. Jika betul sesuatu yang menimpa rumah Sudarmodjo di Duren Sawit adalah benda antariksa, maka kemungkinannya adalah meteorit.

“Memang itu harus dilihat dulu. Di lantai satu masih ada reruntuhan yang belum dibongkar, harus ditemukan benda, kalau itu betul meteorit ada bendanya,” ujar profesor Lapan di bidang astronomi sekaligus Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lapan, Thomas Djamaluddin ketika dihubungi Jumat (30/4).

Thomas menegaskan, tak ada sampah antariksa seperti satelit atau roket yang jatuh di sekitar Jakarta kemarin sore.

“Sudah saya periksa kemarin, tidak ada benda jatuh sampah antariksa yang melintas atau analisis lintasannya mendekat di sekitar Jakarta pada 29 April sore kemarin sekitar pukul 16.00 WIB, saat dilaporkan adanya kejadian itu,” ungkapnya.

Ledakan di Jl Delima VI Gang 2, Duren Sawit, Jakarta Timur hingga Jumat pagi ini masih menjadi misteri. Sumber ledakan yang diduga tabung gas belum terbukti, pasalnya dua tabung gas yang ditemukan di rumah milik Sudarmodjo,70, yang paling parah tingkat kerusakannya, utuh.

Berdasar pantauan di lokasi, lantai dua rumah korban ledakan misterius itu, Sudarmodjo sudah ambrol akibat ledakan. Bagian atap rumah yang terbongkar terlihat jelas dari lubang di lantai dua, dari lubang itu pula perabotan berjatuhan ke lantai satu.

Lubang juga terlihat menganga di tembok bagian kiri dan kanan yang membatasi rumah Sudarmodjo dengan Sunarti dan Marjuki. Diameter lubang cukup lebar, yakni sekitar satu meter.

Meski bagian interior hancur berantakan, bagian eksteriornya tampak tidak terlalu terpengaruh. Tembok depan rumah Sudarmodjo yang berwarna putih sama sekali tidak mengalami kerusakan.

dtc/ tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…