Jumat, 30 April 2010 14:47 WIB News Share :

Seminar waria di depok digeruduk massa FPI

Jakarta--Para “wanita” berambut panjang sontak berlarian. Beberapa di antara mereka tak sempat mengemasi barang-barangnya. Semuanya jejeritan ketakutan sembari keluar ruangan.

Itulah pemandangan saat para waria yang mengenakan seragam warna merah tiba-tiba digeruduk oleh belasan anggota FPI, di sebuah ruangan di Hotel Bumi Wiyata, Jl Margonda Raya, Depok, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pukul 10.15 WIB, Jumat (30/4).

Massa dengan emosi memukul-mukul meja dengan kayu panjang yang mereka bawa. Aksi itu merupakan bentuk protes mereka pada seminar yang diikuti para waria berbusana layaknya perempuan itu.

Massa FPI membubarkan acara itu karena menduga acara itu akan menampilkan kontes pakaian seksi. Mereka sempat memukul sejumlah polisi yang mencoba menenangkan.

“Mereka menduga ada kontes, padahal kenyataannya tidak ada kontes. Pikirannya kalau kontes menampilkan pakaian seksi,” kata Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Ade Rahmat kepada detikcom, Jumat (30/4/2010).

Ade mengatakan, acara seminar itu bertemakan sosialisasi hukum dan HAM bagi waria. Acara itu juga diselenggarakan oleh Komnas HAM. Ada sekitar 30 waria yang diundang. Namun yang hadir sekitar 25 orang.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.15 WIB. Cuma 15 menit FPI di sana. Seminar ini sudah hari kedua mulai tanggal 29 April,” jelasnya.

Tiba-tiba saja, lanjut Ade, sekitar 13 orang anggota FPI datang memasuki ruangan dan merusak gelas, piring, dan kursi. Mereka minta agar seminar itu dibubarkan. Namun kepolisian tidak bisa serta merta membubarkan acara itu.

“Kita mengevakuasi para waria. Mereka ketakutan. Kita pindahkan lokasinya. Langsung kita siapkan bus tadi,” imbuhnya. (gus)

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS Account Executive, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….