Jumat, 30 April 2010 13:57 WIB News Share :

Polisi akan tindak tegas buruh yang sweeping

Gresik— Polres Gresik akan menindak tegas para buruh bila dalam memperingati May Day atau Hari Buruh sedunia pada 1 Mei mendatang melakukan sweeping.

Penegasan ini disampaikan Kapolres Gresik, AKBP Rinto Djatmono usai Apel kesiapan dalam rangka menyambut Hari Buruh di alun-alun depan pendopo Kabupaten Gresik, Jumat (30/4).

Menurutnya, sebelumnya pihak kepolisian sudah mengumpulkan beberapa serikat buruh yang ada di Gresik yang tergabung dalam sekretaris bersama (Sekber). “Dalam pertemuan itu, sudah terjadi kesepakatan tidak ada sweping. Apabila ada sweping, ami akan tindak tegas, tentunya sesuai dengan prosedur,” tegas mantan Kapolres Nabire itu.

Lebih lanjut, Rinto, begitu panggilan akrabnya menambahkan, untuk pengamanan Hari Buruh, Polres Gresik dibantu dengan TNI, Satpol PP dan Dishub yang seluruhnya siaga.

“Dari petugas gabungan itu terdapat 800 personil yang kita siagakan, baik terbuka maupun tertutup,” tambahnya.

Sedangkan dari kabar yang dihimpun pada May Day mendatang, terdapat sekitar 30 ribu buruh di Gresik akan turun ke jalan.

inilah/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…