Jumat, 30 April 2010 17:39 WIB Hukum Share :

Peras pengusaha Rp 300 juta, anggota BNN ditangkap

Jakarta— Peras seorang pengusaha dengan menuduhnya sebagai bandar ekstasi, anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) yang juga polisi dibekuk Tim Reserse Polres Jakarta Barat, Jumat (30/4).

Tersangka AKP LD, kini mendekam di tahanan Polres Metro Jakarta Barat bersama komplotannya. Peristiwa itu bermula ketika Henry Danil Setyo sedang makan sop di Restoran Kun Sen Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat ditemani sopirnya Asman.

Secara tiba-tiba datang lima orang termasuk AKP LD anggota polisi yang bertugas di BNN dan Rin, wanita DJ di satu tempat hiburan di kawasan Jakarta Pusat.

AKP LD langsung menuduh Henry Danil sebagai pengedar ekstasi. “Saya anggota BNN, menurut wanita ini sambil menunjuk Rin, kamu pengedar ekstasi di tempat hiburan. Ayo ikut saya ke BNN,” bentak AKP LD.

Tuduhan itu tentu saja dibantah oleh Henry Danil. Namun lantaran ditodong, Henry takut dan menurut saat dibawa keluar restoran dan dimasukkan ke sedan Mitsubhisi Gallant. Semula LD mengatakan akan membawa Henry Danil ke kantor BNN, namun anehnya ia justru dibawa muter-muter Jakarta. Asman sopir Henry terus mengiktuinya.

Di dalam mobil, LD mengatakan akan membawa LD ke BNN jika tidak mau bayar Rp 300 juta. Henry lalu setuju namun dia minta agar uang tersebut diambil di apartemennya di Pantai Indah Kapuk.

Di apartemen itu Henry lalu menyerahkan uang tunai Rp 300 juta. Rupanya ketika memasuki apartemen, wajah LD terekam CCCTV. Tidak itu saja, LD mantan Kapospol Terminal Kalideres itu juga meninggalkan Kartu Tanda Anggotanya.

Henry yang curiga, setelah pelaku kabur lalu melapor ke Polres Metro Jakarta Barat. Berdasarkan rekaman di CCTV dan nama yang dicatat keamanan apartemen diketahui pelakunya.

Polisi yang langsung bergerak cepat berhasil meringkus tersangka AKP LD dan tiga temannya termasuk Rin. Kepada polisi, LD mantan anggota intel Polres Jakbar ini mengaku dari Rp 300 juta itu ia mendapat bagian Rp 100 juta sedangkan yang lainnya dibagi-bagikan temannya.

inilah/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…