internet
Jumat, 30 April 2010 15:46 WIB News Share :

Penyebab ledakan tak terkait hujan meteor

Jakarta–Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menduga kuat bahwa sumber ledakan di Duren Sawit, Jakarta Timur, berasal dari benda antariksa. Namun, benda antariksa itu tidak terkait dengan hujan meteor yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN, Bachtiar Anwar, saat ditemui di kantornya, Jalan dr Djundjunan, Pasteur, Bandung, Jumat (30/4).

“Ya kalau dilihat dari kecepatannya, dan sampai merusak, kemungkinan besar itu benda dari antariksa,” katanya. Namun, menurut dia benda itu tidak terkait dengan fenomena  hujan meteor  yang terjadi pada beberapa hari sebelumnya.

“Nggak ada kaitannya. Kalau meteor shower, yang jatuh ke Bumi itu serpihannya. Karena meteor mudah hancur tergesek atmosfir,” jelas dia.

Seperti diketahui, pada Kamis hingga Jumat (22-23/4) pekan lalu, di Indonesia terjadi hujan meteor Puppid, sebelumnya juga terdapat hujan meteor Lyrids.

Sementara itu, hingga pukul 14.30 WIB, serpihan yang diduga benda antariksa belum juga tiba di kantor LAPAN. Bachtiar membenarkan bahwa serpihan yang menghancurkan tiga buah rumah di Duren Sawit itu akan diteliti di kantornya.

dtc/ tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
DIBUTUHKAN TENAGA JAHIT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…