Jumat, 30 April 2010 10:50 WIB Internasional Share :

Mesir bantah semburkan gas beracun

Kairo–Mesir hari Kamis membantah menyemburkan gas beracun ke dalam terowongan penyelundup di bawah perbatasan Gaza yang menyebabkan kematian empat orang Palestina. Kelompok pejuang garis keras Palestina Hamas sebelumnya menuduh Mesir meracuni terowongan itu.

“Tentu saja itu sepenuhnya salah,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir Hossam Zaki kepada AFP, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Sebelumnya Hamas menuduh pasukan keamanan Mesir menyemburkan gas ke dalam terowongan itu. Sejumlah petugas medis Palestina yang bekerja untuk kementerian kesehatan di bawah pemerintahan Hamas mengatakan, empat orang mati lemas di dalam terowongan itu dan ada bukti mengenai gas beracun.

“Hamas menganggap Mesir bertanggung jawab atas pembunuhan empat pekerja yang tidak berdosa setelah pasukan keamanan Mesir menyemburkan gas beracun ke dalam salah satu terowongan itu,” kata juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri kepada wartawan di Gaza.

Setelah insiden pada Rabu malam itu, beberapa pejabat keamanan Mesir mengatakan, pasukan menghancurkan empat terowongan penyelundup di sepanjang perbatasn Gaza-Mesir namun tidak mengetahui ada korban.

Kairo meningkatkan upaya kontroversialnya untuk memberantas penyelundupan ke Gaza melalui terowongan dan laut, di bawah tekanan-tekanan dari Israel dan AS, untuk mencegah pejuang Palestina memperoleh pasukan senjata.

ant/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…