Jumat, 30 April 2010 17:25 WIB News Share :

Lech Walesa kunjungi Indonesia, pertengahan Mei

Jakarta— Mantan Presiden Polandia Lech Walesa akan berkunjung ke Indonesia pertengahan Mei, demikian sumber Kedubes Polandia di Jakarta menyebutkan, Jumat (30/4). Selama lawatan dua pekan itu, ia dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pejabat penting di Indonesia dan berceramah di berbagai perguruan tinggi.

Selain Jakarta, peraih Nobel Perdamaian 1983 itu juga akan mengunjungi beberapa tempat lain seperti Yogyakarta dan Bali. Lech Walesa akan menjadi tamu kehormatan pada acara Hari Nasional Polandia yang diadakan Kedubes Polandia pada 11 Mei.

Kedubes Polandia di Jakarta mengeluarkan selebaran berisi kisah perjalanan Walesa dari aktivis buruh ke kursi kepresidenan. Pada tahun 1980-an, Polandia masih dikuasai rezim komunis yang bersekutu dengan Uni Soviet. Blok Soviet itu pun menempatkan tentaranya di wilayah-wilayah Polandia.

Pada Nopember 1982, Walesa mantan pekerja di galangan kapal Gdansk dibebaskan. Setahun kemudian Walesa menerima Hadiah Nobel Perdamaian tapi ia tak berangkat untuk menerima penghargaan bergengsi itu secara pribadi.

Ia khawatir apabila ia berangkat ke Swedia, pemerintah yang berkuasa di Polandia tidak mengizinkannya kembali ke Tanah Airnya. Istrinya, Danuta, lalu mewakilinya untuk menerima hadiah tersebut.

Saat rezim komunis Polandia menuju keruntuhannya, Walesa terpilih sebagai presiden dalam pemilihan presiden yang bebas pada 1990 setelah sebelumnya didahului dengan pemungutan suara pada 4 Juni 1989.

Keberhasilan besarnya sebagai presiden adalah kemunduran tentara Soviet dari Polandia pada tahun 1992. Ia juga mendukung reformasi-reformasi besar di Polandia. Tanpa semua itu, perekonomian Polandia akan sulit untuk bisa keluar dari krisis warisan era rezim komunis.

ant/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…