Jumat, 30 April 2010 18:23 WIB Boyolali Share :

KPU mulai distribusikan surat suara

Boyolali (Espos)–KPU Boyolali mulai melakukan pendistribusian surat suara beserta sejumlah logistik Pilkada ke seluruh Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK), Jumat (30/4). Untuk distribusi awal dilakukan untuk PPK di wilayah Boyolali utara.

Dari pantauan Espos di Gedung PGRI, kemarin, tampak sejumlah perwakilan PPK melakukan pengecekan dan pengesetan tiap kotak suara. Hal itu untuk memastikan jumlah surat suara dengan daftar pemilih tetap (DPT) tiap tempat pemungutan suara (TPS). Selain surat dan kotak suara, juga dikirim bilik dan sejumlah alat, serta formulir kelengkapan TPS.

Anggota KPU divisi Lgistikdan Oganisasi Iman Firmansyah dalam distribusi awal itu dilakukan untuk PPK Juwangi, Kemusu, Wonosegoro dan Karanggede.

“Logistik yang dikirim itu berupa amplop, formulir, tinta, tanda pengenal, sampul, alat coblos dan segel,” ujarnya kepada wartawan di kantor KPU, kemarin.

Selain itu, juga dilengkapi dengan salinan DPT, gambar pasangan calon, buku panduan, surat undangan dan kartu pemilih. Dalam distribusi itu, tandas Iman, juga mendapat pengawalan dari Polres Boyolali.

Terpisah, Kapolres Boyolali AKBP Agus Suryonugroho menyatakan dengan telah dilakukan distribusi logistik Pilkada itu, masih ada sekitar sembilan hari logistik berada di PPK. Hal itu sangat rawan terjadinya tindak kecurangan maupun hal-hal yang bisa mengacaukan pelaksanaan Pilkada 9 Mei mendatang.

“Kita akan menjaga logistik dari gangguan, karena rentang waktu yang lama memungkinkan menimbulkan kerawanan. Sehingga, perlu ada pengamanan di seluruh PPK,” ujarnya kepada wartawan seusai memantau distribusi surat suara.

fid

LOWONGAN PEKERJAAN
Administrasi ( Wanita ) & Manager ( Pria), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…