Kamis, 29 April 2010 13:49 WIB News Share :

Pemain Cowboys in Paradise jalani pemeriksaan

Denpasar–Tiga pemeran film dokumenter Cowboys in Paradise menjalani pemeriksaan di Mapolda Bali, sebagai saksi, Kamis (29/4) siang. Mereka adalah Arnold, Argo dan Fendy.

Sebelumnya mereka dikumpulkan di kantor Satgas Pantai Kuta agar bersedia memberi keterangan ke polisi.

Ketiganya pun tidak menolak memberi keterangan, bahkan dengan santai menuju mobil polisi. “Saya memang mengharuskan mereka untuk memberi keterangan yang sebenarnya kepada Polisi, supaya jelas,” ujar Bendesa Adat atau Ketua Adat Kuta, Gusti Ketut Sudira, di Kuta Bali.

Selanjutnya, bila benar ketiga pemuda itu melakukan seperti yang digambarkan dalam film, terpaksa adat akan melarang mereka datang ke Kuta. “Bila benar, ketiganya sudah mencoreng nama baik Kuta, akan ada tindakan tegas,”

Sementara untuk melengkapi informasi lebih dalam, Dewan adat mencari arsip permohonan izin syuting film. “Saya sudah cari dan tidak ada arsipnya. Memang sutradara tidak memiliki izin,” ujarnya

Selanjutnya, terang dia, Kuta tidak akan sembarang memberikan izin tanpa melalui prosedur jelas. Jenis film dan tujuan pembuatan film untuk kepentingan apa harus lebih detail dan ketat pengawasannya. “Khusus untuk dia (Amit Virmani/sutradara) tidak ada lagi izin membuat film di Kuta Bali,” tegasnya.

vivanews/ tiw

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…