Rabu, 28 April 2010 16:31 WIB News Share :

Warga minta tanggul Sungai Tuntang diperbaiki

Grobogan (Espos)–Peristiwa tanggul Sungai Tuntang, Kecamatan Gubug yang jebol, Rabu (28/4) dini hari, ternyata pernah terjadi tiga tahun yang lalu. Hal itu dijelaskan Sekdes Ngroto, Kecamatan Gubug, Muntaha.

“Kami minta pemerintah segera memperbaiki tanggul yang jebol karena warga khawatir jika hujan lagi, banjir akan kembali merendam rumah mereka,” kata Muntaha , Rabu.

Sementara Kepala Balai PSDA Jratun Sluna, Lukito kepada wartawan menyatakan, Desa Ngroto dan sekitarnya memang termasuk daerah genangan. Jadi jika ada limpahan air akan merendam desa tersebut.

“Hanya saja tidak terlalu lama air akan mengalir ke kali buangan (KB) 15,” paparnya.

Untuk perbaikan tanggul, tambah Lukito, pihaknya akan meminta Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juwana untuk bisa memperbaikinya. Saat ini, sudah ada 2.000 karung plastik untuk digunakan sebagai tanggul darurat.

Salah seorang pegawai Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juwana, Subhari menjelaskan, sampai saat ini belum ada kepastian alat berat untuk perbaikan tanggul. Karena harus menunggu pengecekan kondisi di lapangan.

rif

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….