Rabu, 28 April 2010 15:05 WIB News Share :

Tanggul Sungai Tuntang jebol, enam desa terendam

Grobogan (Espos)–Tanggul Sungai Tuntang jebol di tiga titik, menyebabkan 1.500 rumah warga di enam desa di Kecamatan Gubug, terendam air selama tiga jam, Rabu (28/4) dini hari. Bahkan satu rumah milik warga Desa Ngroto roboh akibat kejadian tersebut.

Adapun enam desa yang terendam air selama tiga jam sejak pukul 01.00 WIB tersebut adalah, Desa Ngroto, Papanrejo, Turisari, Rowosari, Kwaron, Gubug. Sedang rumah yang roboh milik Prayitno, 52.

Informasi yang diperoleh Espos, penyebab jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Ngroto diduga akibat air sungai yang meluap akibat hujan deras di daerah hulu, Beringin, Salatiga sejak Selasa malam (27/4).

Limpahan air dari bagian atas tersebut tak mampu ditampung Sungai Tuntang, akibatnya tanggul sungai tersebut jebol di tiga tempat dengan lebar masing-masing, 44 meter, 25 meter dan 11 meter dengan ketinggian 1,5 meter.

Begitu tanggul jebol, air langsung menyerbu permukiman warga di enam desa tersebut. Rumah Prayitno yang letaknya tak jauh dengan lokasi jebol, langsung roboh diterjang banjir. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

“Kejadiannya mendadak, tiba-tiba air datang dan brak rumah saya roboh,” tutur Prayitno warga RT 2, RW VI ,kepada wartawan, Rabu (28/4).

rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…