Rabu, 28 April 2010 09:10 WIB News,Issue Share :

Sutradara khawatirkan keselamatan pemain Cowboys in Paradise

JakartaHi girls! Where are you from? I think I know you from the last night…..I love you! Begitulah trailer film dokumenter Cowboys in Paradise dibuka.

Kalimat itu muncul dari mulut seorang pria lokal berbadan kekar, berkulit gelap, dan bertelanjang dada. Kini sang sutradara film dokumenter itu, Amit Virmani, mengkhawatirkan keselamatan anak pantai itu begitu filmnya jadi perbincangan panas di Bali.

“Saya benar-benar cemas pada keselamatan orang-orang yang ada di film itu dan para pemuda yang ada di pantai,” ujar Amit sebagaimana dilansir ABC News mengutip Reuters, Rabu (28/4).

Pada Senin (26/4), Satgas Pantai Kuta merazia ‘pria berkulit gelap dan kekar’ menyusul isu gigolo yang muncul di film karya Amit. Hasilnya, 28 pria dan 1 wanita tanpa identitas diciduk. Sebagian besar dari mereka bukan warga asli Bali. Setelah razia itu, pantai Kuta pada Selasa (27/4)l, sepi dari beach boys.

Amit yakin fenomena gigolo di pantai bukanlah hal yang unik di Bali, pulau yang juga terkenal dengan candi Hindu, gunung berapi dan persawahannya.

“Para koboi itu bukan ancaman bagi turis. Apa yang terjadi antara orang dewasa itu adalah urusan mereka sendiri,” ujarnya.

dtc/ tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…