Rabu, 28 April 2010 19:37 WIB Klaten Share :

Pembangunan tiga jembatan Daleman belum jelas

Klaten (Espos)--Pembangunan tiga jembatan di Desa Daleman Kecamatan Tulung, Klaten yang rusak akibat diterjang banjir bandang pada awal tahun 2010 lalu hingga kini belum jelas kepastiannya.

Kepala Desa Daleman, Bakhtiar Joko Widagdo kepada Espos, Rabu (28/4), mengatakan meskipun pihaknya sudah berusaha mengajukan perbaikan tiga jembatan itu ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten pascakerusakan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan kepastian kapan tiga jembatan itu akan diperbaiki. Kendati demikian, Joko memaklumi belum adanya kepastian perbaikan tiga jembatan tersebut karena kondisi keuangan Pemkab Klaten saat ini sedang defisit. “Selain defisit, tahun ini Pemkab juga mempunyai agenda yang menyedot anggaran dalam jumlah besar. Jadi, kami memaklumi jika hingga kini jembatan tersebut belum juga diperbaiki,” tutur Joko.

Lebih lanjut, Joko menjelaskan, satu di antara tiga jembatan yang rusak itu masih bisa dilalui oleh kendaraan. Pada awalnya, jembatan itu sempat ditutup oleh warga karena mengalami kerusakan pada bagian bangunan penyangga jembatan yang menghubungkan Desa Daleman dan Pucangmiliran ini. Akan tetapi, warga kemudian membuka jembatan itu karena mempunyai peranan yang besar bagi warga. “Khusus angkutan berat, kami tidak mengizinkan untuk melintasi jembatan itu,” tandas Joko.

Joko menambahkan, dua jembatan lainnya yang menghubungan antardukuh tidak bisa dilalui karena sudah putus. Menurutnya, warga terpaksa menggunakan jalur memutar akibat putusnya dua jembatan tersebut. Dalam hal ini, pihaknya mengusulkan dana sekitar Rp 240 juta untuk memperbaiki tiga jembatan tersebut.

Selain kepada Pemkab Klaten, pihaknya juga mengusulkan upaya perbaikan tiga jembatan itu kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. Pihaknya berharap, Pemprov bisa membantu mengingat kondisi keuangan Pemkab Klaten saat ini sedang mengalami defisit. “Kalau nanti disetujui, nanti kami juga akan menyiapkan dana pendamping untuk perbaikan tiga jembatan itu,” tambah dia.

mkd

LOWONGAN PEKERJAAN
WEDHANGAN GULO KLOPO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…