Rabu, 28 April 2010 17:24 WIB News Share :

KPK kejar Nunun ke Singapura

Jakarta–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan belum menyerah untuk menghadirkan Nunun Nurbaeti di dalam persidangan kasus dugaan suap pemilihan Miranda Goeltom sebagai anggota Dewan Gubernur Senior BI. Upaya penjemputan paksa terus dikoordinasikan tim penyidik.

“Masih tetap akan kita kejar,” kata Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/4).

Namun Bibit enggan menjelaskan secara detil langkah KPK untuk menjemput Nunun. “Saya nggak bisa menjelaskan kalau detilnya. Itu rahasia penyidik,” tegasnya.

Nunun sempat berkali-kali mangkir saat dipanggil penyidik KPK dan pengadilan Tipikor. Istri anggota Fraksi PKS Adang Daradjatun tersebut mengaku sedang sakit lupa berat sehingga tidak bisa memberikan keterangan tentang cek perjalanan yang dia bagikan ke beberapa anggota DPR.

dtc/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
DIBUTUHKAN TENAGA JAHIT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…