Rabu, 28 April 2010 12:02 WIB News Share :

DPR pertanyakan pemeriksaan Boediono-Mulyani ke KPK

Jakarta-– Komisi III bidang Hukum DPR akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pagi ini. Sejumlah isu yang menarik perhatian publik pun akan dibahas dalam rapat ini.

Salah satunya adalah pemeriksaan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam kasus Bank Century.

“Kami akan kejar kelayakan KPK mendatangi Boediono dan Sri Mulyani di kantor mereka masing-masing,” kata salah satu anggota Komisi III DPR dari Gerindra, Desmon Mahesa,  Rabu (28/4).

Menurutnya, langkah yang diambil KPK itu mengurangi semangat penegakan hukum. “Pilih kasih,” kata dia.

Dia mengatakan Wakil Presiden memang simbol negara. “Tapi kalau Sri Mulyani? Kenapa berbeda dengan Misbakhun yang juga pejabat negara,” kata dia.

Dia juga menilai hal ini adalah perlakuan khusus yang menciderai perasaan masyarakat. “KPK sudah tidak independen lagi,” kata dia.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…