Rabu, 28 April 2010 20:18 WIB Boyolali Share :

Air surut, warga bersihkan sisa lumpur

Boyolali (Espos)--Banjir yang melanda Desa Kismoyoso, Ngemplak membuat sejumlah warga mulai melakukan pembersihan lumpur. Meski masih dilanda was-was karena dikhawatirkan akan terjadi banjir susulan, namun warga tetap berbenah membersihkan Lumpur yang masuk ke dalam rumah.

Dari pantauan Espos di lokasi, Rabu (28/4), selain warga, sejumlah siswa SD Kismoyoso I juga membersihkan halaman sekolah yang tertutup Lumpur akibat banjir. Para siswa itu menggunakan sapu lidi mengeluarkan Lumpur di halaman.

Sementara, salah seorang warga Sugiono menjelaskan banjir itu menggenangi rumah di Dukuh Beran dan Nampu. Air itu merupakan limpasan dari saluran pembuangan Waduk Cengklik, karena hujan turun deras, yang mengakibatkan debit air bertambah.

“Banjir ini tidak parah dibanding tahun lalu. Daerah Kismoyoso memang daerah langganan banjir,” jelasnya kepada wartawan.

fid

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…