Selasa, 27 April 2010 10:34 WIB Tokoh Share :

Widyawati
Berat kehilangan Sophan Sophiaan

Aktris Widyawati sudah hampir dua tahun merasakan kehilangan mantan suaminya, almarhum Sophan Sophiaan. Sampai saat ini, diakui Widyawati, ia masih merasa berat melepas sang suami.

“Kebersamaan kita yang membuat perpisahan ini berat sekali. Karena saya selalu dimanjakan oleh om,” tuturnya.

Setiap kenangan bersama Sophan, disimpan dengan baik oleh Widyawati di memorinya. “Bukan berarti saya tidak ikhlas, tapi terkadang perasaan itu muncul lagi kalau ingat suaranya om yang besar,” kisahnya.

Kenangan Widyawati akan almarhum sang suami kembali terbuka, pada Senin (26/4) lalu. Hari itu merupakan hari kelahiran Sophan.

Dikisahkan bintang film ‘LOVE’ itu, sang suami tidak suka ada perayaan berlebih saat berulang tahun. Kalau pun ada perayaan, Sophan lebih suka yang sederhana.

Suatu kali, kisah Widyawati, sang suami berulang tahun ke-50. Saat itu bertepatan keluarga mereka pindah rumah.

“Saya bikin kejutan yang kebetulan kita pas pindah rumah. Jadi  kita semua kumpul termasuk teman-temannya. Tapi dia tidak suka (dirayakan), walaupun akhirnya dia enjoy juga karena itu teman-temannya dia juga. Tapi dia bilang ‘kamu kan tahu kalau saya nggak suka dirayakan’,” kisah Widyawati saat ditemui di Senayan City, Jakarta Selatan, Senin (26/4) malam.

Ibu dua anak itu mengenang jika almarhum suaminya berulang tahun, di meja makan pasti tersedia nasi kuning.

Di hari kelahiran Sophan yang meninggal pada 17 Mei 2008 itu membuat Widyawati selalu berdoa. “Jujur setiap malam yang saya lakukan adalah berdoa. Sampai tadi pagi saya selalu berdoa, karena hanya doa yang bisa saya lakukan sekarang ini,” ujar lawan main Sophan dalam film ‘Romi dan Juli’ itu.

dtc/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…