blogspot
Selasa, 27 April 2010 17:47 WIB Karanganyar Share :

Warga tutup jalan bagi penyelep keliling

Karanganyar (Espos)--Sejumlah ujung jalan masuk ke Dusun Karan, Kelurahan Gayamdompo, Kecamatan Karanganyar dipasangi papan peringatan. Papan bertuliskan Selep Keliling Dilarang Masuk itu dipasang oleh sejumlah warga yang tidak menyukai selep keliling melintas ke desanya.

Seorang warga setempat, Supardi mengatakan, pemasangan papan di ujung jalan itu, atas kesepakatan warga setempat. “Sudah dibahas di rapat selapanan (35 hari-red) RT,” kata Supardi saat ditemui Espos di kediamannya, Selasa (27/4) siang.

Alasannya, penyelep keliling tidak memberikan kontribusi kepada warga Karan. Sedangkan penyelep asli Karan, biasanya menyisihkan pendapatan mereka untuk bantuan pembangunan desa. Bantuan yang diberikan penyelep kepada warga setempat antara lain pembangunan jalan dan sejumlah uang tunai ke warga. “Karena itu, warga sepakat melarang penyelep keliling masuk.”

Selain itu, para penyelep keliling itu merugikan warga Karan yang memiliki usaha selep juga. Jika para penyelep keliling masuk ke Karan, bisa menurunkan pendapatan para penyelep asli daerah itu. Supardi menyebut, ada sekitar lima orang yang memiliki selep itu.

Penyelep keliling itu kebanyakan berasal dari daerah lain. Kalau tidak masuk ke jalan desa, biasanya mereka hanya lewat di jalan raya.
Papan peringatan itu rupanya juga dipasang di dusun lain. Salah satunya di Dusun Wates, Kelurahan Popongan, yang letaknya berdekatan dengan Dusun Karan.

Warga Dusun Wates, Agus, mengaku tak tahu orang yang memasang papan larangan tersebut di dusunnya. “Tahu-tahu sudah terpasang,” katanya. Menurut Agus, peringatan itu sama sekali tidak digubris oleh penyelep keliling sebab dia masih menemui sejumlah penyelep keliling yang lewat ke jalan desanya.

m87

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…