Selasa, 27 April 2010 12:07 WIB Sport Share :

Messi selalu ‘kesetanan’ di Camp Nou

Barcelona— Jose Mourinho bakal mengembang tugas berat untuk menghentikan Lionel Messi saat Inter Milan menghadapi Barcelona pada laga kedua semifinal Liga Champions, Rabu (28/4).

Mourinho mungkin berhasil menghentikan Messi saat menang 3-1 pada laga pertama di Giuseppe Meazza, pekan lalu, namun bermain di Camp Nou, para pemain Inter harus bekerja lebih keras untuk bisa menghentikan striker internasional Argentina tersebut.

Messi boleh tampil melempem di laga pertama, namun jika melihat dari laga babak 16 besar dan perempatfinal, striker 22 tahun tersebut selalu tampil luar biasa di laga kandang atau kedua. Messi mencetak dua gol pada laga kedua babak 16 besar melawan VfB Stuttgart di Camp Nou, sedangkan saat menjamu Arsenal pada laga kedua perempatfinal, Messi memborong empat gol kemenangan Azulgrana.

Barcelona sendiri memiliki keuntungan sejarah di pihak mereka. Sebagaimana yang dilansir Reuters, dua kekalahan 3-1 terakhir yang dialami Barcelona pada laga pertama babak knockout Liga Champions, juga terjadi di laga tandang, saat menghadapi Dynamo Kiev (1993/1994) dan Chelsea (1999/2000).

Luar biasanya, klub asal Katalan tersebut sukses membalikkan keadaan saat bermain di kandang, dengan mengalahkan Kiev 4-1 dan Chelsea 5-1.

Barcelona sendiri sukses mengalahkan Inter 2-0 pada laga di babak Grup F, awal musim ini. Jika skor tersebut kembali terulang, hal itu cukup bagi Barcelona untuk melangkah ke babak final.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…