Selasa, 27 April 2010 20:03 WIB News Share :

Mengaku ditahan karena lawan SBY, Misbakhun tolak teken surat penahanan

Jakarta--Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Misbakhun resmi ditahan di Bareskrim Mabes Polri terkait kasus L/C Century senilai US$ 22,5 juta. Surat penahanan terhadap Misbakhun tidak ditanda tangani oleh politisi asal Pasuruan, Jawa Timur tersebut lantaran dia menganggap penahanannya ini atas intervensi dari pemerintah.

“Misbakhun tidak mau menandatangani surat tersebut dengan alasan ditahan karena melawan SBY,” kata pengacara Misbakhun, Luhut Simanjuntak di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/4).

Luhut menjelaskan, setelah diperiksa Mabes Polri kemarin, dibacakan surat perintah penangkapan terhadap Misbakhun. Kemudian dibuatlah Berita Acara Penangkapan, serta Surat Perintah Penahanan. Namun Misbakhun tak mau menandatanganinya.

Pernyataan penolakan itu juga dibuat oleh Misbakhun secara tertulis. “Itu pernyataan Misbakhun, karena dia merasa ditangkap karena melawan SBY,” ujarnya sembari menunjukkan pernyataan tertulis Misbakhun tersebut.

Polri menahan Misbakhun pada Senin (26/4/2010) malam. Misbakhun sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemalsuan surat dalam L/C di Bank Century dalam pencairan uang US$ 22,5 juta oleh PT Selalang Prima Internasional. Misbakhun adalah komisaris PT Selalang Prima tersebut.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. SEJAHTERA MOTOR GEMILANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….