Selasa, 27 April 2010 09:47 WIB Sport Share :

Lawan Lyon, Munchen fokus ke pertahanan

Lyon-– Gelandang Bayern Munchen, Mark Van Bommel dan Bastian Schweinsteiger, meminta rekan-rekannya berhati-hati pada leg kedua semifinal Liga Champions di kandang Lyon Rabu (28/4) dini hari nanti.

“Kami selalu menghormati lawan-lawan kami,” ujar Van Bommel dalam sebuah jumpa pers.

“Kami tahu Lyon tidak tampil terlalu bagus di leg pertama, dan saya yakin mereka akan tampil lebih baik nanti. Mereka bermain di kandang, tetapi hal itu tidak akan berpengaruh bagi kami. Kami menang 1-0 di leg pertama, jadi kami punya sedikit keuntungan. Seluruh tim harus bisa mempertahankannya,” lanjutnya.

Setali tiga uang, Schweinsteiger juga menegaskan Munchen tak boleh kebobolan satu gol pun.

“Yang terpenting adalah jangan kebobolan. Lyon bermain baik di kandang, tetapi kami punya bek handal. Munchen bukan hanya Franck Ribery atau Arjen Robben. Kami adalah sebuah tim dan kami akan melakukan yang terbaik melawan Lyon,” tambah Schweinsteiger.

Bayern mengantongi keunggulan 1-0 di leg pertama dan Schweinsteiger sadar tinggal selangkah lagi menuju final di Madrid.

“Kami sangat ingin memenangkan laga ini dan menembus final,” lanjutnya. “Kami punya sedikit keuntungan, tetapi kami tahu semifinal belum berakhir. Kami baru bermain akhir pekan lalu dan beberapa pemain cedera. Tetapi kami tak boleh lemah karena ini adalah final yang kami pertaruhkan,” pungkasnya.

Kabar yang dilansir Goal.com, bek andalan Daniel van Buyten hampir pasti tidak bisa tampil di Stade Gerland, sementara Ribery dipastikan absen karena kartu merah yang ia terima di leg pertama.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….