Selasa, 27 April 2010 14:12 WIB News Share :

Cowboys in Paradise tak berizin

Denpasar–Gubernur Bali, Made Mangku Pastika akan melakukan tindakan terkait pembuatan film dokumenter Cowboys in Paradise yang mengambil lokasi di Pantai Kuta Bali.

Film yang menggambarkan kehidupan para gigolo di Kuta Bali itu dinilai tidak memiliki izin resmi pembuatan. “Tidak ada izin sama sekali, itu jelas melanggar,” kata Made Mangku Pastika saat ditemui usai rapat di kantor DPRD Bali, Selasa (27/4).

Menurut Pastika, bila benar ada film dokumenter seperti itu, tentu ini akan merusak citra Bali sebagai pulau spiritual yang tidak ternoda.¬† “Jika memang banar adanya, kami akan ambil tindakan,”

Pemerintah Daerah, lanjut dia, akan melakukan sejumlah penyelidikan mengenai pembuatan film tersebut, apakah pembuatannya di Kuta, Bali, dilakukan secara  resmi atau secara diam-diam.

Mengenai razia yang dilakukan warga Kuta Bali, Gubernur menyampaikan apresiasianya dan terimakasih ikut membantu program pemerintah dengan tidak menggunakan cara kekerasan.

Ketua Komunitas Masyarakat Adat Kuta, Gusti Ketut Sudira menyatakan, hingga kini belum memastikan apakah yang bersangkutan sudah mengantongi izin atau belum.

“Saya lupa soal izin film ini, tapi kapanpun izinnya, saya menyimpan arsipnya. Kalaupun ada, saya pasti punya arsipnya. Tapi kami belum mencarinya. Karena memang banyak sekali yang meminta izin untuk membuat syuting di Kuta,” ujarnya.

Meski demikian, pada intinya, siapapun memiliki hak sama untuk memperoleh izin syuting film di Kuta. “Siapapun yang minta izin lokasi, akan kami berikan. Tapi tentunya dengan proses, seperti jenis filmnya seperti apa,”

Mengenai kasus ini, ia mengaku kecolongan. Ia menuturkan selanjutnya penertiban akan dilakukan secara intensif, termasuk penelitian kru film dengan detail.

vivanews/ tiw

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…