Senin, 26 April 2010 13:05 WIB Pilkada,Solo Share :

Sejumlah pasien tak bisa nyoblos

Solo (Espos)–Sejumlah pasien dan warga di beberapa rumah sakit (RS) di Kota Solo tak bisa menggunakan hak pilihnya pas pelaksanaan Pilkada Solo, Senin (26/4).

Dari pantauan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Solo, jumlah warga yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya saat berada di rumah sakit mencapai puluhan orang.

Menurut Ketua FMKI, Bambang Ari, FMKI mencatat jumlah warga yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya saat di RS. Seperti di RS Brayat Minulya, ada 24 orang yang tidak bisa nyoblos, kemudian, di RS Panti Waluyo, 20 orang serta 39 orang di RS Kasih Ibu.

Perkiraan angka Golput tetap tinggai, selain adanya warga yang tak nyoblos di rumah sakit, lanjut Bambang, juga karena sejumlah perusahaan memberikan kesempatan bagi pekerjanya untuk menggunakan hak pilihnya siang hari yaitu pukul 11.00-13.00 WIB.

“ Ada perusahaan yang memberikan izin pukul 11.00-13.00 WIB. Pekerja sudah berangkat ke pabrik dulu dan nanti kembali lagi. Akhirnya banyak yang tidak memilih,” kata dia.

Kondisi itu, imbuh dia, diperparah dengan kemungkinan pelajar SMA tidak menggunakan hak pilihnya karena menunggu pengumuman UN SAM yang baru akan diumumkan, Senin sore.

dni

KSP.Pratama Surya Makmur, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Harga Tertentu Beras Tertentu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (7/8/2017). Esai ini karya Feriana Dwi Kurniawati, Kepala Seksi Usaha Tani dan Pengolahan Hasil Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah feriana_dk@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Pemerintah telah mengumumkan mulai…