Senin, 26 April 2010 09:40 WIB Ekonomi Share :

Rupiah menguat tembus Rp 9.000 per dolar

Jakarta— Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Senin pagi (26/4), menembus angka Rp 9.000 per dolar terpicu oleh aksi beli pelaku pasar terhadap rupiah, menyusul membaiknya bursa regional akibat menguatnya saham-saham di Amerika Serikat.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 19 poin menjadi Rp 8.991-Rp 9.000 per dolar dibanding penutupan akhir pekan lalu Rp 9.010-Rp 9.025.

Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk, Kostaman Thayib di Jakarta, Senin mengatakan, kenaikan rupiah yang menembus angka Rp9.000 sudah diduga sebelumnya, karena arus dana asing yang masuk terus meningkat.

“Kami optimis rupiah akan terus menjauhi angka Rp9.000 per dolar,” ucapnya.

Rupiah, menurut dia akan kembali menguat pada sesi berikutnya karena faktor positif, maka rupiah cenderung makin menguat yang didukung pula oleh membaiknya indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang sudah meliwati angka 2.900 poin.

Kenaikan rupiah itu juga menunjukkan faktor ekonomi makro Indonesia semakin baik, ujarnya. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Asia terus membaik, didukung oleh tingginya pertumbuhan ekonomi China dan India dan akan memicu ekonomi Indonesia terus meningkat.

ant/rif

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…