Senin, 26 April 2010 17:37 WIB News Share :

PDIP
KPK ragu periksa Sri Mulyani-Boediono

Jakarta— KPK dinilai ragu melakukakan pemeriksaan, terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono, terkait kasus Bank Century.

“KPK kalau tidak segera memeriksa Sri Mulyani dan Boediono bukan lambat, tapi ragu-ragu,” kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Gayus Lumbun, di DPR, Senin (26/4).

KPK, kata Gayus, sudah lebih dulu diberikan laporan BPK tentang permasalahan dana talangan (bailout) Bank Century, yang isinya kebijakan pemerintah memberikan dana talangan bank itu melanggar Undang-Undang.

KPK secara khusus telah meminta audit untuk penyelidikan, “Kalau sudah ada jawaban pertama dikuatkan hasil investigasi audit, jangan ragu-ragu dong,” imbuhnya.

KPK juga telah mengakui bahwa dana talangan itu menggunakan uang negara, “Lalu apa alasan KPK tidak segera bertindak? Kenapa kok mandek-mandek, ragu-ragu, semua orang di mata hukum itu sama,” cetusnya.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…