Minggu, 25 April 2010 18:13 WIB Ekonomi Share :

Minim, industri kreatif yang didaftarkan HKI

Solo (Espos)--Hasil karya industri kreatif Kota Solo yang sudah didaftarkan hak paten atau hak ciptanya terhitung masih sangat minim.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memprediksi dari sekian banyak industri kreatif yang bermunculan beberapa tahun terakhir ini, hanya 1% yang sudah memiliki hak kekayaan intelektual (HKI).

Demikian disampaikan Kasi Industri Kecil Disperindag Solo, Drs Agus Sisworiyanto, kepada Espos di sela-sela Seminar Nasional Pemberdayaan Hak Kekayaan Intelektual Guna Pengembangan Produk Unggulan Daerah dan Ekspresi Budaya Tradisional, di Sahid Jaya Hotel, Sabtu (24/4).

“Memang sangat disayangkan, industri kreatif di Solo yang sudah didaftarkan sebagai HKI masih sangat minim. Kami memperkirakan baru berkisar 1% dari total industri kreatif yang tumbuh pesat belakangan ini,” tutur Agus. Ia mengatakan, minimnya kesadaran pelaku industri kreatif untuk mendaftarkan hak cipta atau desain industrinya disebabkan karena masih terganjal masalah birokrasi yang terlalu panjang dan biaya yang dianggap para pelaku ini masih cukup besar.

Disampaikan Agus, saat ini pemerintah tengah mengupayakan agar birokrasi pengajuan HKI ini bisa dipotong. “Kalau perlu, prosesnya bisa dilakukan di daerah masing-masing tidak perlu di pusat. Kemudian, mengupayakan agar biaya-biaya yang tidak perlu itu bisa dipotong, dan pembayaran dilakukan setelah pengajuan itu disetujui. Karena banyak, sudah bayar di depan ternyata pengajuan itu ditolak.”

Minimnya kesadaran mengajukan hak cipta, merk maupaun desain industri ini juga disampaikan Kepala Pusat Studi Pengembangan dan Pelayanan HKI, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS Solo, Supanto. “Baik itu industri kreatif maupun karya seni tradisional, semua masih minim. Yang jelas, persoalan utama adalah birokrasi.”

haw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…