Sabtu, 24 April 2010 16:50 WIB News Share :

Tol Semarang-Solo bagian I beroperasi September

Cirebon–PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memastikan ruas tol Semarang-Solo bagian I, yang menghubungkan Jati Ngaleh-Ungaran, siap beroperasi pada September 2010. Dari total tol sepanjang 76 km ini, diharapkan dapat menjadi pemicu dari target penambahan ruas jalan sepanjang 200 km sampai tahun 2014.

Demikian disampaikan Direktur Operasi Jasa Marga Adityawarman, dalam pertemuan bersama media di Hotel Santika, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (23/4) malam.

“Juli atau September section I Semarang-Solo sudah beroperasi. Menghubungkan Jati Ngaleh-Ungaran,” jelasnya.

Ruas tol Semarang-Solo ini menjadi satu dari tujuh ruas yang sedang digarap oleh perseroan. Semarang-Solo mempunyai panjang 76 km, yang diserahkan kepada anak usaha JSMR yaitu PT Trans Marga Jateng.

Selain itu, perseroan masih memiliki ruas tol Bogor Ring Road dengan panjang 11 km, Gempol-Pasuruan 32 km, JORR W2 (Ulujami-Kebun Jeruk) 8 km, JORR II Cengkareng-Kunciran 15 km, JORR II Kunciran-Serpong 11 km dan Surabaya-Mojokerto 37 km.

Untuk ruas tol Jakarta-Cikampek sendiri, perseroan saat ini sedang mengerjakan penambahan lajur dari 2×3 menjadi 2×4 lajur. Seluruhnya sedang dalam tahap konstruksi yang membentang di km 24+200- km 37+900. Sedangkan untuk penambahan lajur di ruas tol Jagorawi, baru akan dilakukan lelang pada triwulan IV-2010.

“Kami kejar penambahan jalur dan mudah-mudahan sebelum lebaran tahun ini sudah selesai,” jelasnya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…