Sabtu, 24 April 2010 14:27 WIB Kesehatan Share :

Perokok pasif berisiko terserang sinus kronis

Ontario–Orang-orang yang mengisap asap rokok dari para perokok, atau sering disebut perokok pasif, berisiko terkena penyakit sinus kronis (chronic rhinosinusitis). Begitulah hasil penelitian yang diterbitkan jurnal Archives of Otolaryngology-Head & Neck Surgery edisi April 2010.

Asap rokok mengandung lebih dari 4 ribu zat, yang 50 lebih di antaranya diduga bisa menyebabkan kanker. Bukti-bukti menunjukkan bahwa merokok pasif bisa terkena penyakit infeksi saluran pernapasan akut, penyakit telinga, asma, penyakit jantung koroner, dan kanker paru-paru, serta sinus. Di Amerika, diperkirakan 126 juta non-perokok, atau 60 persen dari total orang Amerika non-perokok, terkena asap sisa ini.

Doktor Martin Tammemagi dari Universitas Brock, Ontario, Kanada, beserta timnya mengkaji 306 pasien non-perokok yang telah didiagnosis terkena sinus kronis (radang hidung atau sinus 12 pekan terakhir atau lebih). Mereka terkena asap rokok itu di rumah, tempat kerja, dan di tempat umum selama lima tahun sebelum didiagnosis. Kemudian mereka dibandingkan dengan 306 orang yang berusia sama, jenis kelamin dan ras sama tapi tidak terkena sinus.

Secara umum, sekitar 40 persen kasus sinus kronis ini terkait dengan perokok pasif.

“Berdasarkan temuan kami, dokter seyogyanya merekomendasikan pasien yang rentan terhadap sinus kronis harus menghindari paparan asap rokok,” ujar Martin.

tempointeraktif/ tiw

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…