Sabtu, 24 April 2010 18:16 WIB News,Hukum Share :

Penangguhan penahanan Bahasyim ditolak

Jakarta— Polda Metro Jaya menolak penangguhan penahanan Bahasyim Assifie, mantan pejabat Ditjen Pajak tersangka tindak pidana pencucian uang senilai Rp64 miliar.

“Tim dokter telah memeriksa Bahasyim dan memastikan kesehatannya baik, jadi tidak perlu penangguhan penahanan,” ucap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Agus K. Sutisna, Sabtu (24/4).

John K. Azis, kuasa hukum Bahasyim Assifie menyatakan surat penangguhan penahanan sepenuhnya adalah wewenang kepolisian.

“Meski demikian, perlu menjadi perhatian penyidik bahwa Bahasyim selama ini bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan, dan tidak ada upaya untuk menghilangkan barang bukti,” katanya.

Pengacara Bahasyim, senin (12/4) lalu, mengajukan surat penangguhan dengan alasan kondisi kesehatan Bahasyim yang menderita sakit jantung dan ginjal.

inilah/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…