Sabtu, 24 April 2010 13:54 WIB News Share :

Hasil investigasi kerusuhan Koja selesai 9 Mei

Jakarta–Investigasi kemanusiaan yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia terkait kerusuhan di Koja, Jakarta Utara dijadwalkan selesai pada 9 Mei. PMI akan menginvestigasi penyebab jatuhnya korban dan siapa yang bertanggung jawab atas bentrokan di Koja tersebut.

“Akan kita sampaikan hasilnya pada 10 Mei. Sekarang masih dalam proses,” kata Ketua Tim Investigasi, Ulla Nuchrawaty Usman di Balai Kota, Sabtu (24/4).

Sampai dengan hari ini, PMI sudah menemukan ada 192 korban kerusuhan Koja yang tersebar dari sembilan rumah sakit. Namun, angka ini berbeda dari versi Pemda. Data dari Dinas Kesehatan tercatat 200 korban. “Kita memang belum mendatangi RSPI Sulianti Saroso, dan RS Mitra Keluarga,” kata Ulla.

PMI menurunkan 72 personil untuk melakukan investigasi. Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, tim ini diharapkan menyelesaikan tugasnya dalam waktu 14 hari mulai dari 20 April. Namun, tim meminta perpanjangan dari 4 Mei menjadi 9 Mei. “Kita bukan berdasarkan orientasi waktu, tapi orientasi hasil,” kata dia.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan pihaknya menunggu hasil investigasi dari PMI sebelum memutuskan langkah-langkah lebih lanjut terkait kerusuhan Koja. “Saya percaya PMI mempunyai kredibilitas untuk melakukan investigasi,” kata dia.

tempointeraktif/ tiw

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…