Jumat, 23 April 2010 19:14 WIB Klaten Share :

Satpol PP tertibkan PKL di Klaten

Klaten (Espos)–Aparat Satpol PP Pemkab Klaten, Jumat (23/4), kembali merazia para pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal di sejumlah titik di Kota Bersinar. Alih-alih terjadi ketegangan seperti pada penertiban Kamis (22/4), sejumlah PKL justru cuek dan menganggap razia petugas sebatas gertakan saja.

Namun demikian, mereka tetap memindahkan gerobaknya serta membongkar lapak dengan pengawasan personel Satpol PP. Lokasi yang menjadi sasaran penertiban, kemarin, adalah Jalan Pramuka Klaten. Satpol PP memperingatkan pedagang makanan yang berjualan di trotoar di sepanjang jalan itu supaya mematuhi jam berjualan yang disepakati, yakni pukul 15.00 WIB-06.00 WIB.

Petugas juga mendata identitas PKL serta meminta mereka membongkar lapak yang didirikan secara permanen. Sejumlah pedagang makanan dan minuman yang mangkal menggunakan gerobak di dekat Kantor BRI Klaten buru-buru berbenah saat aparat Satpol PP datang dengan mobil patroli. Namun sebagian di antaranya malah cuek dan tetap melayani pembeli yang masih mengantre.

Wati, 30, salah seorang PKL di Jalan Pramuka menganggap razia Satpol itu hanya gertakan saja. Namun, ia tetap memindahkan gerobaknya dan pulang ke rumah. “Biasanya jam segini dagangan saya sudah habis. Ini kebetulan pembeli sepi,” kata dia.

rei

LOWONGAN PEKERJAAN
QUALITY CONTROL & ADMIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…