Jumat, 23 April 2010 14:34 WIB News Share :

Kasus Priok, Komnas panggil BPN & Pelindo

Jakarta— Tim Investigasi Komnas HAM akan meminta keterangan terhadap perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan PT Pelindo, terkait sengketa tanah dengan pengelolaan makam Mbah Priok yang menyebabkan kerusuhan dan menewaskan tiga anggota Satpol PP.

Komnas HAM rencananya akan meminta keterangan Kepala BPN Pusat dan Kepala BPN Jakarta Utara, untuk mencari akar masalah pada sengketa tanah dan untuk mencari bukti kepemilikan tanah yang disengketakan.

Komnas HAM juga akan meminta keterangan kepada Direktur Utama Pelindo II RJ Lino, seputar persoalan yang sama.

“Jadwal pemanggilan pukul 10.00 WIB, BPN memberi kabar pukul 14.00 WIB baru dapat hadir,” ujar anggota Komnas HAM Joni Nelson Simanjutak, Jumat (23/4). Sementara pemeriksaan terhadap PT Pelindo akan dilaksanakan pukul 17.00 WIB.

Sejauh ini, Komnas HAM telah meminta keterangan Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiono, Kepala Satpol PP Harianto Badjuri, Kepala Kepolisian KPPP AKBP Rahmat Wibowo dan sejumlah korban kerusuhan.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
Editor,Setter,Ilustrator, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Gerai Matahari dan Penjualan Kembali ke Fungsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (22/9/2017). Esai ini karya Flo. Kus Sapto W., seorang praktisi pemasaran. Alamat e-mail penulis adalah floptmas@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Berita akan ditutupnya dua gerai Matahari di Pasaraya Manggarai dan Blok M, Jakarta, cukup menarik…