Jumat, 23 April 2010 11:57 WIB News Share :

Dana Rp 500 miliar untuk kebun bibit rakyat

Bandar Lampung – Kementerian Kehutanan akan menggelontorkan anggaran senilai Rp 500 miliar untuk membeli bibit pohon yang akan digunakan untuk merehabilitasi hutan.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, petani diminta untuk menyemai berbagai bibit pohon-pohon keras kemudian akan diganti. “Mulai sekarang silakan semai biji-bijian tanaman keras. Setiap 50 ribu bibit tanaman keras akan kami bantu Rp 50 juta,” kata Zulkifli Hasan di Lampung, Jumat (23/4).

Menurut Zulkifli langkah itu merupakan bagian dari program gerakan menanam 1 miliar pohon. Nantinya, jutaan bibit pohon yang dibeli dari kelompok tani itu akan ditanam di kawasan hutan lindung yang kondisinya saat ini telah banyak yang rusak. “Tanpa peran masyarakat, pemerintah akan kewalahan menjaga kelestarian hutan yang betitu luas,” katanya.

Para kelompok tani diminta untuk membangun Kebun Bibit Rakyat. Setelah bibit siap tanam, petani di sekitar hutan bisa langsung minta Rp 50 juta ke Dinas Kehutanan. “Tanpa ada pemotongan sepeser pun. Semuanya untuk kesejateraan masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional itu menambahkan, pemerintah akan memberdayakan kelompok tani di sekitar hutan yang telah menerima izin pengelolaan hutan lindung.

Kementerian Kehutanan, kemarin, baru menyerahkan izin pengelolaan hutan lindung seluas 14 ribu hektare untuk 14 kelompok tani. “Nantinya kelompok tani itu diminta untuk menyemai bibit lalu kami bayar dan mereka harus menanam di hutan yang mereka kelola,” katanya.

Kementerian Kehutanan rencananya akan melepas izin pengelolaan hutan lindung seluas 500 ribu hektare. Pelepasan izin kelola hutan lindung itu diyakini bisa menghambat perusakan hutan akibat perambahan.

tempointeraktif/rif

lowogan pekerjaan
Supervisor Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…