Kamis, 22 April 2010 15:00 WIB News Share :

Rusuh galangan kapal di Batam, 35 pekerja asing diungsikan

Jakarta— Sebanyak 35 Orang pekerja asing dari Singapura dan India diungsikan Brimob Polda Kepulauan Riau. Mereka menjadi incaran amuk ribuan karyawan galangan kapal PT Naninda, Batam.

Informasi yang dihimpun, Kamis (22/4), para karyawan tersebut diamankan ke Polsek Batu Aji, Batam. Ribuan karyawan itu marah dan mengincar para pekerja asing karena dianggap sering melecehkan pekerja Indonesia.

Awalnya ribuan karyawan itu hanya menggelar demonstrasi di perusahaan milik pengusaha asal Timur Tengah itu. Para karyawan memprotes sikap manajer berkewarganegaran India karena kerap menghina mereka.

Namun entah mengapa, aksi demo tersebut kemudian berubah menjadi kerusuhan. Para karyawan merusak sejumlah konstruksi bangunan kapal dan membakar empat kantor perusahaan.

dtc/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…