22Rieke Diah
Kamis, 22 April 2010 14:39 WIB Tokoh Share :

Rieke gemes kasus pelecehan seks-nya tak diperhatikan

Masih ingat kasus pelecehan seksual yang dilaporkan Rieke Diah Pitaloka? Kasus itu seakan kini tenggelam. Rieke sebenarnya tidak mencabut laporan tersebut. Ia pun geregetan kasus yang dilaporkannya itu kurang diperhatikan.

“Saya terus saja, tidak mencabut laporan, ada pengacara saya yang mengurus,” kata Rieke saat¬† ditemui di New Museum, Jakarta Pusat, Rabu (21/4) malam.

Perempuan yang kini menjadi anggota DPR itu punya alasan yang kuat melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya. Ia punya tujuan agar perlindungan terhadap perempuan lebih diperhatikan.

“Ini bukan masalah karena saya anggota Dewan. Tapi saya mencoba beranalogi, saya aja yang anggota Dewan dilecehkan di ruang publik, bagaimana perempuan-perempuan lain yang naik angkutan umum, pasti banyak terjadi pelecehan seperti itu?,” kritiknya.

Tapi kini Rieke lebih berhati-hati mengangkat perkembangan kasus pelecehan yang dialaminya ke publik. Ia tidak ingin kerja politiknya terganggu.

“Saya nggak mau persoalan itu terangkat ke publik karena takut kerja politik saya tertutup. Saya nggak mau terjebak persoalan pribadi semata,” katanya.

Kok kasusnya seakan tenggelam? Istri dosen filsafat Universitas Indonesia Donny Gahral Adian itu berpendapat ada yang salah dengan penegakan hukum kita. Baginya, pelecehan seksual bukan hanya urusan perempuan.

“Kalau kasusnya mendem di laci berarti ada yang salah dengan sistemnya,” katanya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
STAFF SHIPPING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Hoaks

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (11/9/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO¬†— Berita tentang Saracen, kelompok yang diduga sebagai salah satu pelaku penyebarluasan konten…