Kamis, 22 April 2010 13:45 WIB Sport Share :

Laga usiran Persik - Persebaya di Stadion Maguwoharjo Sleman

Kediri— Panita pelaksana (Panpel) pertandingan Persik Kediri berharap pertandingan usiran antara Persik melawan Persebaya Surabaya akan dilangsungkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Di tempat itu Panpel akan bisa mengusung suporter Persik untuk mendukung tim kesayangannya berlaga.

Ketua Panpel Persik Bambang Sumaryono mengatakan, ada dua tempat yang diincar untuk menjadi lokasi pertandingan Persik – Persebaya tanggal 29 April mendatang. Selain Stadion Maguwoharjo adalah Stadion Manahan Solo. Namun kedua stadion itu sedang menghadapi kendala teknis.

“Stadion Manahan sedang direvovasi, sedangkan stadion di Sleman tidak memiliki lampu lapangan” kata Bambang, Kamis (22/4).

Bambang berharap tetap bisa berlaga sekaligus bisa mengusung suporternya ke Stadion Maguwoharjo. Sebab tidak memungkinkan pertandingan dilakukan seperti di Sidoarjo atau Malang karena berpotensi terjadi konflik. Jarak kedua kota itu dekat dengan Kediri. Selain itu, stadion Kanjuruhan Malang juga tidak bisa dipilih paska bentrokan fisik antara Persikmania dan Aremania beberapa waktu lalu.

Saat ini Bambang masih berusaha melakukan negosiasi dengan Badan Liga Indonesia terkait laga usiran tersebut. Dia berharap badan liga mengijinkan pertandingan di Maguwoharjo dengan konsekuensi merubah jam pertandingan. “Mungkin kick off harus dimajukan agak siang karena tidak ada lampu,” ujarnya.

Sebelumnya Kepolisian Resor Kota Kediri melarang pertandingan Persik – Persebaya digelar di Stadion Brawijaya Kediri akibat kerusuhan antara suporter Persik dengan suporter PSBI Blitar, Senin lalu (19/4).

Larangan tersebut mengundang kekecewaan sejumlah kalangan. Selain Panpel, pelatih Persik

tempointeraktif/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…