Kamis, 22 April 2010 15:25 WIB News Share :

KPK akan minta keterangan Sri Mulyani dan Boediono

Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera meminta keterangan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono terkait kebijakannya menyelamatkan Bank Century. Namun, soal waktu dan dimana keterangan itu akan diambil masih dibicarakan.

“Soal Bu Sri dan Boediono sedang tahap pembicaraan di pimpinan KPK,” kata juru bicara KPK Johan Budi SP, Kamis (22/4). “Tapi, dipastikan akan dipanggil,” kata Johan lagi.

Johan menekankan bahwa Menteri Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono bukan dipanggil, tapi dimintai keterangan. Menrut dia, keduanya istilah itu berbeda. “Kalau dipanggil, berarti harus datang ke KPK, tapi kalau diminta keterangan, maka bisa dimana saja,” kata Johan.

Keterangan dari Sri Mulyani dibutuhkan selaku kapasitasnya sebagai Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang mengeluarkan kebijakan penyelamatan Bank Century tersebut. Sedang Boediono saat itu menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia.

tempointeraktif/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…