Kamis, 22 April 2010 13:57 WIB Internasional Share :

Kelompok 'baju merah' Thailand tak bersedia berunding

Bangkok— Para pemrotes dari kelompok “baju merah” Thailand, Kamis (22/4), menyatakan menolak berunding dengan pemerintah meskipun diancam akan ditumpas oleh angkatan bersenjata untuk menghentikan demonstrasi mereka di Bangkok.

“Meskipun ada senjata-senjata diarahkan ke kepala kami, kami tidak akan mau berunding,” kata seorang pemimpin pengunjuk rasa, Weng Tojirakarn. “Cara termudah untuk menyelesaikan krisis ini adalah membubarkan parlemen dan kemudian kami semua akan pulang.”

Kelompok “baju merah” yang anggotanya sebagian besar berasal dari daerah miskin dan pedesaan menuntut segera dilakukan pemilihan umum, dan menuduh pemerintah terlalu bersikap eletis dan tidak demokratis.

Mereka telah menolak untuk menghentikan demonstrasi massal di pusat Bangkok, meskipun ancaman pembubaran paksa dikemukakan oleh pihak militer.

Upaya yang gagal dilakukan oleh pasukan keamanan Thailand pada awal bulan ini untuk membersihkan satu kawasan di ibu kota dari pemrotes “baju merah”. Upaya itu justru memicu bentrokan berdarah di jalan-jalan ibu kota dan menewaskan 25 orang.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Bagian Umum, Bagian Administrasi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…