Rabu, 21 April 2010 15:10 WIB News Share :

Pemerintah cari pola uji kepatutan pegawai pajak

Tampak Siring— Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan pemerintah terus mencari pola yang tepat bagi uji kelayakan dan kepatutan bagi pegawai pajak sehingga dapat diandalkan untuk menjalankan tugasnya dengan baik.

“Saya memikirkan cara itu, misalnya dengan fit and proper yang tepat sehingga (mereka-red) bisa diandalkan untuk mengamankan pendapatan dari pajak,” kata Presiden saat menutup rapat kerja nasional di Istana Tampak Siring, Bali, Rabu (21/4).

Kepala Negara mengaku prihatin dan jengkel karena di tengah usaha pemerintah mendorong penerimaan negara dari sektor pajak bagi pembiayaan pembangunan nasional, terjadi sejumlah kasus yang justru menurunkan kepercayaan dan ketaatan masyarakat untuk membayar pajak dengan patuh.

“Saya prihatin meski tahun-tahun terakhir ini jajaran pajak melakukan reformasi kita dikejutkan masih ada penyimpangan dan praktik tidak benar. Misalkan pejabat dan petugas pajak yang korupsi, pengusaha yang tidak taat dan kongkalikong. Saatnya kita bersihkan,” tegasnya.

Presiden mengatakan pendapatan negara dari sektor pajak merupakan salah satu potensi pembiayaan pembangunan disaat pemerintah mulai mengurangi pembiayaan dari sumber utang luar negeri.

“Ke depan kita kurangi sumber dari utang. Utang harus mengecil dan pendapatan dalam negeri meningkat,” tegas Kepala Negara.

ant/rif

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…