Selasa, 20 April 2010 17:01 WIB News,Hukum Share :

Saifudin Zuhri divonis 8 tahun penjara

Jakarta— Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 8 tahun penjara kepada terdakwa tindak pidana terorisme, Saifudin Zuhri. Terdakwa dinilai ikut menyembunyikan gembong teroris, Noordin M Top.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah bersalah memberikan bantuan dan menyembunyikan pelaku tindak pidana terorisme,” kata Ketua Majelis Hakim Haryanto dalam sidang, Selasa (20/4).¬† Saifudin dinyatakan melanggar Pasal 13 b Undang-Undang Tindak Pidana Terorisme.

Hakim lalu menjelaskan bahwa terdakwa pernah dua kali datang ke pesantren yang dipimpin Anis Sugandi pada 2005 dan 2006.

Di sana, terdakwa berkenalan dengan Abdurrahman Taib. “Terdakwa lalu memperkenalkan Abdurrahman Taib kepada Abang, yang tak lain ada Noordin M Top,” kata hakim.

Majelis juga menilai Saifudin memperkenalkan Noordin M Top dengan Arina, perempuan yang kemudian menjadi istri Noordin. “Terdakwa juga menjadi saksi pernikahan keduanya.”

Hakim menjabarkan hal-hal yang memberatkan, salah satunya, perbuatan terdakwa cukup berpengaruh pada penangkapan terorisme. “Foto¬† Noordin M tersebar dimana-dimana. Tapi terdakwa tidak memberitahu kepada yang berwajib.”


vivanews/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…